Ciri ciri

Ciri-Ciri Dominan Otak Kanan atau Kiri
by Tubagus Arya Sencaki
Mempelajari karakteristik seseorang merupakan sesuatu
yang penting terutama jika kita berkutat di dunia
pendidikan. Hal ini diperlukan yaitu untuk membantu
menemukan metode transfer ilmu pengetahuan yang
efektif.Ada banyak metode untuk menganalisis
permasalahan seperti ini, diantaranya yang akan saya
tuliskan dibawah ini, yaitu Mengenal Ciri-Ciri Umum
anak yang dominan Otak Kiri atau Otak Kanan serta
Perbandingannya.Otak Kanan
Ciri-ciri umum anak dominan otak kanan:
1. Terlambat bicara dibandingkan anak seusianya
2. Sulit Membaca terutama membaca bersuara
3. Lebih suka ujian Lisan dari pada ujian tertulis
4. Tidak bisa diberi tugas yang dibatasi oleh waktu
(cepat panik dan tidak selesai).
5. Kurang suka mengerjakan tugas-tugas yang
diperintah melainkan memilih sendiri apa yang ingin
dikerjakannya.
6. Sulit mengeja suku kata
7. Sulit mengerjakan soal-soal matematika logika/
rumus-rumus terkadang lebih mudah soal cerita
atau perlu dengan asosiasi atau contoh-contoh
nyata.
8. Sering memandang ke atas dan terlihat seperti
melamun (Terbengong/day dreaming).
9. Pada saat berpikir bola matanya bergerak-gerak
0. Kurang suka mencatat (karena proses mencatat
menghambat proses visualisasi)
1. Sering membaca terbalik-balik
2. Sulit membedakan huruf d dan b.
3. Cenderung lebih suka membuat gambar-gambar.
4. Sering membaca melompat dan beberapa kata
tertinggal atau terlompati.
5. Bisa membaca dari belakang atau dengan urutan
terbalik
6. Jika berbicara tidak runtut dan sistematis.
7. Sulit mengungkapkan keinginannya dalam bentuk
kata/kalimat.
8. Cenderung sensitif dan sangat emosional.
9. Sering bicara tidak nyambung dengan pertanyaan.
0. Cepat hafal tempat/lokasi dan rute perjalanan.
1. Kadang suka berkhayal dan menceritakan fantasinya
2. Konsentrasi rendah pada pekerjaan yang kurang
disukainya.
3. Konsentrasi tinggi dan lama pada hal-hal yang
menarik minatnya.
4. Lebih suka benda/buku yang berwarna-warni
Cara Bekerja otak kanan:
1. Kreatif - Ingin mengetahui hal-hal baru dan
menemukan cara-cara baru yang tidak konvension
al, melihat alternatif solusi dari berbagai permasalah
an.
2. Spasial Tiga Dimensi, mampu melihat dan
membayangkan sesuatu secara tiga dimensi - Bisa
melihat dari kanan ke kiri, atas ke bawah dan
sebaliknya. serta membolak balik huruf, angka dan
gambar.
3. Memori Fotografi - mampu merekam informasi
dalam bentuk gambar-gambar baik dalam bentuk
diam atau seperti film yang bergerak. Memiliki
papan layar di otaknya.
4. Art - melihat sebuah pekerjaan sebagai proses seni
yang mengandalkan rasa dan estetika yang sering
kali tidak bisa dibatasi oleh waktu dan bekerja
berdasarkan inspirasi dan mood.
5. Deduktif - terlebih dahulu harus melihat gambaran
besarnya atau hasil akhirnya baru bergerak
menyusun langkah demi langkah dan tahapan
prosesnya.
6. Random - Menyusun dan mengolah informasi secara
acak, sehingga penyampaian informasinyapun
cenderung tidak sistematis.
7. Visual - Bekerja dalam bentuk gambar; sering kali
sulit menuangkan ide gambarnya tersebut kedalam
kalimat atau kata-kata yang dipahami.
8. Global - Lebih menyukai gambaran umum dan
kurang menyukai hal-hal detail.
9. Mind Mapping - Lebih suka dan gampang menulis
dalam bentuk pola gambar seperti peta.
0. Model Estetika - Menilai sesuatu berdasarkan cita
rasa dan estetik seni bukan fungsi dan kegunaan.
1. Moody - Kemampuan berpikir dan bekerja yang
sangat dipengaruhi oleh Emosional dan perasaan.
2. Spontan - Melakukan hal atau sesuatu secara
spontan berdasarkan dorongan emosional sesaat.
Sering melakukan tindakan dan mengambil
keputusan diluar rencana
3. Picky Job - Hanya mau mengerjakan hal-hal yang
menarik perhatiannya. Tidak mudah di suruh/
diperintah.
4. Un limited time - Jika sudah asyik terhadap satu
bidang lupa waktu.
5. Konklusif - Menarik kesimpulan umum dari
kepingan-kepingan informasi.
6. Eksekusi 2 langkah - Merekam informasi baru
memaknainya.
7. Inspirational - bekerja berdasarkan datangnya
inspirasi bersifat dadakan dan tidak terencana.
Perbandingan Kerja Otak Kiri dan Kanan:
1. Simbol vs Gambar
2. Runtut/Sekuen vs Acak/Random
3. Logika vs Kreatif/Seni
4. Detail ke Global vs Global ke detail.
5. Setahap demi setahap vs Langsung
6. Proses then memori vs memori then proses.
7. Duplikasi vs imaginasi.
8. Teratur vs acak dan melompat-lompat.
9. Analisis mengurai vs Analisis Kesimpulan.
0. Tenggat Waktu vs Bebas Waktu.
1. Rencana vs Inspirasi.
2. Objek Hitam Putih vs Objek yang berwarna warni
Perbedaan Kombinasi Kontinum Otak dan Indera
dominan
Otak Kiri dengan sensori Visual - Cenderung Diam,
Tegas, Berpikir Runtut, Logika bagus.
Otak Kiri Auditori - Cenderung Bicara, Suka
berdebat, Logika bagus, cepat menghafal.
Otak Kiri Kinestetik - Cenderung diam, Lincah
bergerak, Berpikir runtut, logika bagus.
Otak Kanan Visual - Suka menghayal, kuat
mengingat, cenderung diam, sulit mengeja, suka
menggambar, kurang suka mencatat.
Otak Kanan Auditori - Suka bicara, Bicara acak,
Bicara khayalan, suka berhandai-handai, sulit
mengeja tapi suka bicara.
Otak Kanan Kinestetik - Cenderung diam, terus
bergerak, bergerak tak beraturan, sering melakukan
hal-hal yang penuh resiko, pandai membuat sesuatu
karya tangannya
Membantu Anak Otak Kanan belajar:
1. Temukan minatnya dan mulai mengajari apapun
melalui hal yang menarik minatnya. Jika ia suka
mobil bicaralah mulai dari mobil dsbnya.
2. Jika ia ingin belajar sambil bergerak-gerak maka
ijinkanlah ia malakukan itu.
3. Jelaskan untuk apa kita harus mempelajari sesuatu
agar dia bisa melihat gambaran besar dan tujuan
akhirnya.
4. Gunakan alat peraga dan contoh-contoh ilustrasi
untuk mengambarkan apa yang sedang anda
jelaskan misalnya konsep tambah, kurang dan bagi.
5. Latihlah kecepatan untuk Visualisasi dan
kemampuan merekam gambar .
Latihan tahap dasar visualisasi; misalnya
membayangkan sebuah aktivitas yang dilakukan
seperti; berangkat ke sekolah, mengerjakan sesuatu
dirumah dsb, persis seperti proses hipnoteraphy.
Bayangkan kamu sekarang malangkah menuju
lemari es, bayangkan sekarang kamu buka, tolong
ambilkan mama jeruk dan susu, kemudian tuangkan
susunya kedalam gelas, bawa gelas berisi susu dan
jeruk itu ke kamar mama. Jika anak anda sudah bisa
mengulangi prosesnya secara runtut artinya dia
sudah mulai terlatih kemampuan visualisasinya.
Latihan tahap lanjutan visualisasi mengingat
gambar; Minta dia melihat gambar dan anda
sebutkan namanya; minta ia memejamkan mata;
tanya apakah gambar itu sudah muncul di bayangan
pikirannya.
Latihan Lanjutan Visualisasi mengingat Angka dan
urutannya, Latihan ini dimulai dengan mengingat
angka 1 s/d 10 satu demi satu, perlihatkan gambar
angka 1 s/d 10 satu persatu, kemudian setelah ia
berhasil mengingatnya minta anak anda untuk
mengurutkan dari depan kebelakang, setelah itu
minta ia mengurutkannya dari 10 ke 1, jika berhasil
maka dia sudah mulai terlatih untuk menggunakan
kemampuan unggulnya.
Latihan Lanjutan Visualisasi mengingat Huruf dan
urutannya, Latihan ini dimulai dengan pengenalan
huruf satu demi satu; dengan metode mata
terpejam, apabila ini sudah terekam maka mintalah
anak anda untuk mengurutkan 10 huruf pertama
dari depan dan dari belakang. Terus berlanjut.
Otak belahan kiri melakukan tugas-tugas yang berkaitan
dengan :
Logika,
Analisis,
Kuantitatif,
Fakta,
Rencana,
Organisasi,
Detail / terperinci,
Sekuensial.
Hal lain yang dilaksanakan belahan kiri
kemampuan matematika,
berpikir sistematis
Harapan setelah mengetahui ciri-ciri ini sistem
pendidikan kita tidak hanya mengacu pada cara
tertentu, setidaknya kita punya metode tertentu
didalam mengatasi cara belajar siswa yang berbeda agar
tujuan utama pendidikan kita bisa tercapai, yaitu
membentuk generasi yang cerdas. Bukan pendidikan
yang menimbulkan kejenuhan, frustasi, apalagi stress
dengan kenyataan yang dihadapi akibat tidak bisa
menghadapi sistem yang rumit.

Post a Comment

Previous Post Next Post