Tausiyah

�� @TausiyahBimbinganIslam
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
⏰ Jumat, 25 Dzulhijjah 1436 H / 09 Oktober 2015 M

�� Surga atau Neraka

Barang siapa yang masih ingin hidup di dunia maka berarti dia masih ingin diuji,
karena kehidupan tak lepas dari ujian...

Barang siapa yg ingin hidup selalu tentram dan senang tanpa ada ujian sama
sekali, maka sungguh ia telah mengharapkan kemustahilan..., bahkan pada
hakekatnya dia sedang mengharapkan kematian...

Ternyata setelah kematian pun di alam kubur dan di padang masyhar masih ada ujian
berat yang menanti...

Tidak ada peristirahatan yang hakiki kecuali di surga...

�� Sungguh kita semua adalah musafir... dan kita tdk akan berhenti dari safar kita
hingga kita sampai pada tujuan terakhir... surga atau neraka...

✒️ Ustadz Firanda Andirja, MA
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
�� Fb.com/TausiyahBimbinganIslam
Telegram @TausiyahBimbinganIslam
�� @TausiyahBimbinganIslam
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
�� Senin, 28 Dzulhijjah 1436 H / 12 Oktober 2015 M

�� Keikhlasan pun Sangat Membutuhkan Kesabaran

1) Sabar untuk mengikhlaskan niat dan membersihkannya dari riya' dan tujuan duniawi tatkala sebelum beramal dan juga tatkala sedang beramal.

Jangan pernah membohongi diri, dengan menyatakan saya sedang berjuang di jalan Allah akan tetapi ternyata ada udang di balik batu. Jika engkau membohongi dirimu, yang sekaligus berarti engkau membohongi Allah dan publik maka suatu saat Allah akan memunculkan udangmu tersebut dihadapan publik...maka berhati-hatilah...!

2) Setelah beramal harus sabar agar amalan tersebut tidak dirusak oleh ujub dan takabbur yang sewaktu waktu timbul karena kekaguman terhadap amalan tersebut atau merasa jasa dan peranmu yang besar sehingga jadilah engkau merasa sok "penting". Padahal semua keberhasilanmu datangnya dari Allah semata.

3) Sabar untuk menyembunyikan amalan tersebut dan tidak menampakannya kepada orang lain, karena pahala amalan yg tersembunyi lebih besar. Inipun butuh kesabaran yang besar, karena jiwa selalu ingin menceritakan amalannya kepada orang lain agar dihargai dan dihormati

4) Jika engkau berbuat baik kepada orang lain maka bersabarlah dengan menjaga keikhlasanmu dengan tidak marah tatkala air susumu dengan air tuba oleh orang yang kau bantu. Karena sesungguhnya engkau tidak mengarapkan "balas jasanya" dan tidak pula ucapan "terima kasihnya". Akan tetapi engkau hanya mengharapkan wajah Allah.

Allah berfirman:

إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا

Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.

Setelah itu Allah berfirman :

وَجَزَاهُم بِمَا صَبَرُوا جَنَّةً وَحَرِيرًا

Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutera, (QS Al-Insan 9, 12)

✒️ Ustadz Firanda Andirja, MA
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
�� Fb.com/TausiyahBimbinganIslam
Telegram @TausiyahBimbinganIslam

Post a Comment

أحدث أقدم